UPT PPSKW Mattiro Deceng Gelar Rapat Tim Survei Kepuasan Masyarakat

UPT PPSKW Mattiro Deceng Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan rapat Tim Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat. Rapat ini dilaksanakan sebagai forum evaluasi dan penguatan komitmen bersama dalam penyelenggaraan layanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan penerima manfaat.

Rapat Tim SKM membahas berbagai aspek penting, mulai dari evaluasi hasil survei kepuasan masyarakat periode sebelumnya, identifikasi indikator pelayanan yang masih perlu ditingkatkan, hingga penyusunan strategi perbaikan layanan ke depan. Tim secara bersama-sama melakukan penelaahan terhadap instrumen survei, metode pengumpulan data, serta mekanisme pengolahan dan pemanfaatan hasil survei sebagai dasar pengambilan keputusan.

Dalam rapat tersebut, ditekankan bahwa Survei Kepuasan Masyarakat bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan instrumen strategis untuk menangkap suara, harapan, serta pengalaman masyarakat terhadap layanan rehabilitasi sosial yang diberikan oleh UPT PPSKW Mattiro Deceng. Oleh karena itu, hasil SKM diharapkan mampu menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan perbaikan layanan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung.

Selain itu, rapat ini juga menegaskan pentingnya sinergi dan peran aktif seluruh anggota tim dalam memastikan pelaksanaan SKM berjalan objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap masukan dan temuan lapangan dipandang sebagai bahan pembelajaran untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik yang berintegritas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Melalui pelaksanaan rapat Tim Survei Kepuasan Masyarakat ini, UPT PPSKW Mattiro Deceng meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan rehabilitasi sosial, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan berkelanjutan sesuai dengan nilai-nilai kesejahteraan sosial.


 

Kunjungan Mahasiswa STIKS Makassar di UPT PPSKW Mattiro Deceng Dinsos Sulsel

 

Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial STIKS Tamalanrea Makassar melaksanakan junjungan Praktik Lapangan pada Mata Kuliah Rehabilitasi Sosial di UPT Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita (PPSKW) Mattiro Deceng, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. 

Pelaksanaan kuliah praktik ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses rehabilitasi sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) khususnya perempuan rentan, sehingga mahasiswa mampu menghubungkan teori dengan dinamika praktik layanan di institusi sosial.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai tahapan penyelenggaraan layanan sosial, mulai dari asesmen kebutuhan, bimbingan keterampilan, bimbingan sosial dan keagamaan, pemulihan kepercayaan diri, hingga kesiapan reintegrasi sosial bagi penerima manfaat.

Peksos UPT PPSKW Mattiro Deceng, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. “Kami menyambut mahasiswa STIKS Makassar sebagai bagian dari kolaborasi dalam penguatan kualitas layanan dan regenerasi SDM pekerja sosial. Semoga ini menjadi proses belajar yang bermakna bagi mahasiswa dan berdampak bagi penerima manfaat,” ujarnya.

Dosen STIKS Makassar menekankan pentingnya mahasiswa untuk memahami pendekatan rehabilitasi yang komprehensif dan humanis. “Mahasiswa tidak hanya belajar tentang layanan rehabilitasi sosial sebagai teori, tetapi mereka harus mampu merasakan, mengobservasi, dan berinteraksi secara langsung dengan penerima manfaat. Ini adalah bagian penting dalam pembentukan identitas profesional pekerja sosial,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa dalam: 1) Melakukan asesmen dan identifikasi kebutuhan sosial penerima manfaat. 2) Melaksanakan teknik bimbingan dan pendampingan sosial. 3) Menerapkan prinsip etika profesi dalam layanan sosial. 4) Membangun empati, komunikasi efektif, dan sikap profesional dalam bekerja dengan kelompok rentan.

UPT PPSKW Mattiro Deceng Gelar Pertemuan Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025

 


Makassar, 20 Oktober 2025 — Pegawai dan staf UPT Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita (PPSKW) Mattiro Deceng Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan pertemuan internal terkait penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai tindak lanjut surat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 000.8/15339/BIRO Org tanggal 10 Oktober 2025 perihal Kewajiban Pelaporan Pelaksanaan dan Tindak Lanjut SKM dan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2025.

Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh pegawai struktural dan fungsional, dengan tujuan menyamakan persepsi serta menyiapkan instrumen kuesioner SKM yang sesuai dengan pedoman Kementerian PAN dan RB, sebagaimana diatur dalam Permenpan RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan SKM Unit Penyelenggara Pelayanan Publik.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Pelayanan H. Achmad Muzakkir Razak, S.Sos. Dalam kegiatan tersebut, para pegawai membahas:

  • Penetapan indikator dan pertanyaan utama yang akan digunakan dalam survei;

  • Pembagian tugas untuk pelaksanaan pengumpulan data responden;

  • Mekanisme pelaporan hasil SKM kepada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan; serta

  • Jadwal tindak lanjut pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP).



Kepala UPT PPSKW Mattiro Deceng, Hj. Andi Fitri Dwicahyawati, S.E., M.Si., menekankan pentingnya pelaksanaan SKM sebagai bentuk komitmen unit dalam meningkatkan kualitas layanan publik di bidang rehabilitasi dan pemberdayaan sosial perempuan.

“Survei ini bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga wujud nyata evaluasi terhadap pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat. Harapannya, hasil survei menjadi dasar untuk perbaikan layanan ke depan,” ujar beliau.

Sebagai tindak lanjut, tim kecil dibentuk untuk memfinalisasi instrumen survei dan memastikan proses pelaporan SKM dapat dikirim tepat waktu sesuai tenggat yang ditetapkan, yaitu paling lambat 5 Desember 2025.

Selamat Datang di UPT PPSKW Mattiro Deceng

Kunjungan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Sulawesi Selatan di UPT PPSKW Mattiro Deceng



Kepala UPT PPSKW Mattiro Deceng, Hj. Andi Fitri Dwi Cahyawati, S.E., M.Si Menerima Kunjungan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Bapak Rajab S.E., M.Si. beserta tim dalam rangka Meninjau Pelayanan dan Fasilitas Penerima Manfaat di Panti.

Maksimalkan Pelayanan Publik UPT PPSKW Mattiro Deceng inisiasi 3 Inovasi dalam Indeks Inovasi Daerah Tahun 2024



Inovator UPT PPSKW Mattiro Deceng Dinas Sosial Sulawesi Selatan: 1. Rd. Zaky M. Fasa, S.ST, 2. Andi Sri Hermawan, S.ST. 3. Fadhilah Awalia, S.Gz. menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Indeks Inovasi Daerah yang diselenggarakan oleh Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan.

Sesuai dengan Permendagri 108/208 Indeks inovasi daerah adalah sistem pengukuran dan penilaian terhadap penerapan pembaharuan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang telah dilaporkan kepada menteri dalam negeri sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah.





Tahun ini UPT PPSKW Mattiro Deceng berpartisipasi dalam 3 inovasi yang terdiri dari
1. Madani (Manajemen Pelayanan dan Pemberdayaan Integratif)
2. Siput Madeceng (Sistem Integrasi Pelayanan UPT PPSKW Mattiro Deceng)
3. Paduppa (Pelayanan Berbasis Digital Terpadu)

Inovasi-inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik pada UPT PPSKW Mattiro Deceng.

Perwakilan UPT PPSKW Mattiro Deceng Fadhillah Awalia, S.Gz. Juara III Lomba Karaoke antar Pegawai Dinsos Sulawesi Selatan Tahun 2023


Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan perlombaan karaoke dan domino Lingkup Internal Dinsos dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI Ke-78 serta Hari Jadi Sulsel Ke-354.

Kegiatan ini melibatkan seluruh pegawai ASN/Non ASN yang terdiri dari 40 Peserta Karaoke dan 120 Peserta Domino.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 18 Agustus 2023 bertempat di Aula Kantor Dinas Sosial Prov. Sulsel ini dibuka langsung oleh Drs. H. Andi Irawan Bintang,MT selaku Kepala Dinas Sosial Prov.Sulsel didampingi oleh Kabid Pemberdayaan Sosial Muh. Aras Akbar , S.Kom., M.Si dan Sekretaris Dinsos A. Muhammad Bakri SE.,MM.

Kegiatan yang melibatkan 160 peserta ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan diantara pegawai sekaligus menjadi ajang silaturahmi.

Panitia mengungkapkan kegiatan ini juga didukung oleh beberapa mitra kerja diantaranya Zigma Property, Sahabat Explore dan Bank BRI KCP Somba Opu.

PPSKW Mattiro Deceng Mengirimkan 4 Pasang Peserta Lomba Domino dan 5 Peserta Lomba Karaoke. Kegiatan ini memperebutkan Trophy + Uang Tunai serta Hadiah menarik lainnya.

Perwakilan UPT PPSKW Mattiro Deceng Fadhillah Awalia, S.Gz. menjadi Juara III Lomba Karaoke, dengan membawakan lagu Berharap Tak Berpisah dari Reza Artamevia, dan lagu Tak Ingin Usai dari Keisya Levronka.

Sumber: https://sulselonline.com/

Ganda Putri Perwakilan PPSKW Mattiro Deceng Juara III Internal Badminton Dinsos Cup HUT RI Ke-78


Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Tournament Badminton Internal dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-78. Kegiatan ini melibatkan seluruh pegawai ASN/Non ASN yang terdiri dari 80 peserta yang dibagi kedalam kategori Ganda Putra dan Ganda Putri.

Kegiatan yang berlangsung 27-28 Juli 2023 bertempat di LIS Badminton Hall Pengayoman ini dibuka oleh Drs.H. Andi Irawan Bintang, MT selaku Kepala Dinas Sosial Prov.Sulsel didampingi oleh Kabid Pemberdayaan Sosial Muh. Aras Akbar, S.Kom., M.Si dan Sekretaris Dinsos A. Muhammad Bakri SE.,MM.

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan diantara pegawai sekaligus menjadi ajang silaturahmi.

Zul Ilham Thamal selaku ketua panitia mengungkapkan, kegiatan ini juga didukung oleh beberapa mitra kerja diantaranya Royal Zigma Properti, Sahabat Explore, Alaska, Semeru, Kalla Toyota, Lynt Hotel, Raising Hotel, serta Ibis Style.

Ganda Putri Perwakilan PPSKW Mattiro Deceng Fathin Salsabila dan Yuyun Yulia Meraih Juara III Pada Turnamen Badminton ini. Pemenang Badminton Internal Tournament dihadiahi trofi beserta uang tunai, sehingga membuat pertandingan berlangsung lebih meriah.

Sumber: https://www.starnewsid.com/

Nilai-Nilai Organisasi UPT PPSKW Mattiro Deceng


Pengembangan budaya kerja Aparatur Sipil Negara telah diatur oleh Undang-Undang Nomor 8 tahun 1974, tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 tahun 1999. Penerapan nilai budaya kerja oganisasi, terdapat enam perilaku budaya kerja yang harus dijadikan pedoman, yaitu: sinergitas, inovatif, profesional, akuntabel, integritas, dan tanggung jawab. Keenam perilaku budaya kerja ini jika disingkat serupa dengan budaya di Sulawesi Selatan yaitu Sipakatau.

1. Sinergitas, menggambarkan cara bekerja bersama untuk menciptakan hasil terbaik. Sinergi adalah suatu bentuk dari sebuah proses atau interaksi yang menghasilkan suatu keseimbangan yang harmonis sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang optimum. Ada beberapa syarat utama penciptaan sinergi yaitu: kepercayaan, komunikasi yang efektif, feedback yang cepat, dan kreativitas;

2. Inovatif, adalah sebuah hal yang bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru atau bersifat pembaruan atau kreasi baru. Keterampilan inovatif merupakan pengetahuan dan kemampuan yang dapat digunakan untuk membuat dan menyesuaikan dengan perubahan. Setiap inovasi akan selalu diikuti dengan kemunculan ide baru, perilaku kerja inovatif yaitu sebuah rangkaian kegiatan kerja yang secara bertahap dilakukan oleh pekerja dalam mengembangkan dan meningkatkan perilaku kerja yang efektif;

3. Profesional, adalah bagaimana seorang pegawai bisa menempatkan dirinya selama berada dalam lingkup kerja maupun luar lingkup kerja. Bagaimana seorang bisa menyelesaikan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, tepat waktu, dan memiliki nilai integritas;

4. Akuntabel, adalah suatu prinsip yang mengajarkan mengenai transparansi kinerja serta pertanggungjawaban seseorang atas tugas maupun kewajibannya.;

5. Integritas, adalah kesatuan antara pola pikir, perasaan, ucapan, dan perilaku yang selaras dengan hati nurani dan norma yang berlaku. Ketika bekerja, seseorang yang berintegritas berkomitmen untuk melakukan pekerjaan dengan etika dan moral yang tinggi. Integritas menunjukkan prinsip moral dan etika yang baik, tidak peduli ada yang melihat atau tidak.

6. Tanggung jawab, adalah melakukan semua tugas dan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Tanggung jawab juga berarti siap menanggung segala risiko atas perbuatan sendiri. Dalam dunia kerja, tanggung jawab membantu seseorang untuk berkomitmen terhadap pekerjaannya dan menyelesaikannya sesuai yang diharapkan.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri PAN RB Nomor 20 tahun 2021 tanggal 26 Agustus 2021, tentang Implementasi Core Values dan Employer Branding Aparatur Sipil Negara (ASN), disebutkan bahwa dalam rangka penguatan budaya kerja sebagai salah satu strategi transformasi pengelolaan ASN menuju pemerintahan berkelas dunia (World Class Government), Pemerintah telah meluncurkan Core Values (Nilai-nilai dasar) ASN Ber-AKHLAK yang merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif. Adapun Employer Branding Aparatur Sipil Negara yaitu Bangga Melayani Bangsa.

Visi & Misi UPT PPSKW Mattiro Deceng


Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita (PPSKW) Mattiro Deceng Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan tugas pokok dan fungsi dalam melaksanakan visi dan misi Provinsi Sulawesi Selatan, yang tercantum dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018- 2023, dan merupakan penjabaran visi dan misi Kepala Daerah sesuai amanah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Visi Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 adalah Sulawesi Selatan yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter. Upaya pelaksanaan visi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan misi-misi sebagai berikut:

1. Pemerintahan yang berorientasi melayani, inovatif, dan berkarakter;
2. Peningkatan infrastruktur yang berkualitas dan aksesibel;
3. Pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif;
4. Pembangunan manusia yang kompetitif dan inklusif;
5. Peningkatan produktivitas dan daya saing produk sumber daya alam yang berkelanjutan.

Struktur Organisasi UPT PPSKW Mattiro Deceng

Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita (PPSKW) Mattiro Deceng Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dipimpin oleh seorang Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), Kepala Sub. Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi, dan kelompok jabatan fungsional, secara lebih jelas tentang struktur organisasi dapat dilihat dalam gambar berikut:

KEPALA UPT

SEKSI KETERAMPILAN

SUB. BAG. TATA USAHA

SEKSI

PELAYANAN

Analis Pelayanan Sosial

Analis Rehabilitasi Masalah Sosial

Analis Gizi

Pengelola Bimbingan Konseling

Pengelola Wisma

Administrator RMS

Fungsional Pekerja Sosial

Analis Pelayanan Sosial

Analis Rehabilitasi Masalah Sosial

Administrator RMS

Pengelola Bimbingan Konseling

Pengelola Wisma

Fungsional Pekerja Sosial

 

Analis Pelayanan Sosial

Pengelola Keuangan

Administrasi Umum

Teknisi Sarana & Prasarana

Pemeliharaan Sarana & Prasarana

Pranata Teknologi Komputer

 

Pengemudi

Petugas Keamanan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


         

Gambar: Struktur Organisasi UPT PPSKW Mattiro Deceng

UPT PPSKW Mattiro Deceng Gelar Rapat Tim Survei Kepuasan Masyarakat

UPT PPSKW Mattiro Deceng Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan rapat Tim Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai bagian dari ...